Hal yang Membuat SIM Card Gagal Registrasi

Cara aktivasi SIM Card bukanlah sebuah hal yang sulit untuk dilakukan. Kini setelah pemerintah mengharuskan setiap pengguna SIM Card untuk melakukan registrasi dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga banyak orang yang sudah mulai mengerti cara melakukan aktivasi pada SIM Card dengan mudah. Kini tak perlu datang ke gerai lagi untuk bisa melakukan registrasi dan mendaftarkan SIM Card baru asalkan memiliki syarat yang valid. Jika dulu banyak SIM Card yang didaftarkan dengan menggunakan identitas palsu, kini semua orang wajib untuk mendaftarkan SIM Card dengan identitas yang valid untuk mengurangi penyalahgunaan kartu telekomunikasi yang banyak terjadi.

Namun dalam penerapannya proses registrasi SIM Card tidak selamanya berhasil. Pasalnya menurut Kominfo sendiri ada 4 hal yang membuat SIM Card gagal registrasi. Hal pertama adalah ada kemungkinan jika NIK atau nomor KK yang digunakan untuk registrasi telah mengalami pemblokiran dari pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Hal kedua adalah karena salah memasukan angka ketika melakukan registrasi. Ketiga adalah pelanggan pindah ke kota lain sehingga nomor KK pun ikut berganti dan belum diperbaharui. Dan hal terakhir adalah KK yang belum dilakukan pembaharuan setelah akta kematian ayah atau kepala keluarga keluar. Berikut ini adalah solusi untuk menghindari gagalnya registrasi SIM Card bagi para pengguna provider yang ada di Indonesia.

  • Melakukan pemeriksaan ulang pada format, NIK, dan nomor KK

Dalam melakukan registrasi pada SIM Card umumnya dilakukan dengan menggunakan SMS yang dikirimkan ke 4444. Dalam hal ini hal yang harus diperhatikan adalah format registrasi yang dimiliki oleh setiap provider. Pasalnya setiap provider yang ada di Indonesia memiliki format registrasi masing-masing yang tentunya berbeda meskipun sama-sama mencantumkan NIK dan nomor KK. Oleh sebab itu sebelum melakukan registrasi pastikan untuk memeriksa format registrasi terlebih dahulu agar menghindari kegagalan saat melakukan registrasi.

  • Mengirim SMS registrasi hingga 5 kali

Apabila format registrasi melalui SMS sudah dikirimkan namun masih dinyatakan tidak valid oleh pihak provider, coba kirimkan pesan tersebut sebanyak 5 kali secara berulang. Tak perlu merasa khawatir jika pulsa akan terporong ketika melakukan cara ini karena proses registrasi SIM Card tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis. Setelah pengguna mengirimkan format registrasi sebanyak 5 kali, nantinya operator akan mengirimkan pesan balasan untuk memastikan jika pelanggannya telah memasukan NIK dan KK yang valid dan proses registrasi pun berhasil. Setelah itu SIM Card yang digunakan akan mulai aktif dalan kurun waktu 1 x 24 jam.

  • Mencoba melakukan registrasi melalui situs resmi operator

Selain bisa melakukan registrasi melalui SMS, pihak provider pun membuka proses registrasi SIM Card yang bisa diakses melalui situs resmi yang mereka kelola. Para pengguna pun bisa melihatnya di situs web masing-masing untuk melakukan registrasi pada SIM Card mereka. Situs resmi yang dimiliki oleh setiap provider pun bisa digunakan untuk memastikan bahwa nomor yang masukan sudah terdaftar atau belum. Hal ini tentu saja sangat memudahkan para pengguna untuk memeriksa status registrasi yang telah dilakukannya. Sehingga mereka bisa mengetahui apakah proses registrasi yang telah dilakukan sudah berhasil atau malah gagal. Jika terus menerus mengalami kegagalan para pengguna pun harus menempuh jalan manual dengan mengunjungi gerai provider terdekat dan melakukan aktivasi di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *